Senin, 07 Juni 2010

PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN SEJAK DINI

Pada zaman Modern ini kita mengenal berbagai jenis permainan anak-anak, mulai dari yang sederhana sampai kepada permainan yang alat-alatnya lebih rumit, sampai pada yang trend Games Internet yang mudah diakses on line dirumah-rumah dan warnet dan lain-lainnya ini sebagai hasil teknologi masa kini. Alat permainan ada yang mengandung unsur pendidikan, tetapi tidak sedikit pula yang secara langsung maupun tak lansung bisa mengganggu bagi pemakainya, khususnya pengaturan waktu belajar. Orang tua diharapkan dapat membantu memilihkan dan menyediakan alat permainan bagi putra-putrinya dalam menunjang pendidikan anaknya. Sebab orang tua sebagai pendidik dalam rumah tangga sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan seorang anak dalam hidup dan kehidupannya. Hal ini jelas karena dalam rumah tangga seorang anak mula-mula memperoleh pendidikan. Bahkan dapat dikatakan bahwa pendidik yang utama dan pertama dalam rumah tangga adalah bapak dan Ibu sendiri.
Menurut Thamrin Nasution yang dimaksud orang tua disini adalah "Setiap orang yang bertanggung jawab dalam satu keluarga atau rumah tangga, yang dalam penghidupan sehari-hari disebut dengan" ibu bapak (Thamrin Nasution, 1984:1) Oleh karena itu tugas orang tua sebagai pendidik dalam rumah tangga tidaklah dapat dipisahkan dari pertumbuhan dan perkembangan intelek seorang anak.
Bila pendidikan yang diterima seorang anak dalam rumah tangga tidak baik dan tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan segala Potensi yang ada dalam dirinya, maka nantinya hal itu akan membekas pada kehidupan dan prilaku anak-anak tersebut.
Hendaknya orang tua bisa bertindak sebagaimana seorang pendidik di rumah, dengan memberikan pengajaran kepada anak-anaknya secara disiplin. Bila pendidikan dan pengajaran yang diberikan kepada anak-anaknya itu baik, maka merupakan suatu modal yang besar bagi perkembangan anak itu kelak dalam kehidupannya.

0 komentar: